Kecenderungan Anak Bermain Gawai Hubungannya Dengan Motivasi Dan Prestasi Belajar

  • Ahmad Hanafi Institut Agama Islam Bunga Bangsa Cirebon

Abstract

Not a few children today, who call themselves millennial generation, compile in support of your goals, son? They answered that they no longer wanted to be doctors, engineers or others. AS want to be a YouTuber or a gamer. The results of this study indicate a link between the tendency of children to play Gawai with a decrease in motivation and their learning achievement, thus forming forms of game rentals such as Gawai, Gagget, Touch Screen Android Mobile, nitendo, sega and others need to get a backup in order to be searched not open when the child is in school hours. Likewise the use of touch screen Android phones by children, but it is part of the development of technology that can not be canceled, but the integration of the use of mobile phones for children must still be monitored and controlled by all parties, requires parents and teachers.


Keywords: playing a device; motivation; learning achievement   


Abstrak


Tidak sedikit anak zaman sekarang, yang menyebut dirinya sebagai generasi millennial, ketika ditanya apa cita-citamu, nak? Mereka menjawab bukan lagi ingin jadi dokter, insinyur atau lainnya. Tetapi lebih kepada ingin menjadi seorang youtuber atau gamer. Hasil Penelitian ini menunjukkan adanya keterkaitan antara kecenderungan anak bermain Gawai dengan menurunnya motivasi dan prestasi belajar mereka, maka keberadaan bentuk-bentuk tempat penyewaan  permainan game seperti Gawai, Gagget, Handphone Android Touch Screen, nitendo, sega dan lain-lain perlu mendapat masukan agar setidaknya tidak buka pada waktu anak sedang dalam jam pelajaran sekolah . Demikian juga penggunaan HP Android touch sreen oleh anak, meski sudah merupakan bagian dari perkembangan teknologi yang tak bisa dihindari, namun intensitas pemakaian handphone bagi anak tetap harus terus dipantau dan dikontrol oleh semua pihak, terutama orang tua dan gurunya. 


Kata Kunci: bermain gawai; motivasi;prestasi belajar


 


      

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abu Ahmadi, Ilmu Jiwa Anak, Semarang : Toha Putra, 1977.
__________, Pengantar Metodik Didaktik Untuk Guru dan Calon Guru, Bandung : Armico, 1989.
Abdurrahman An Nahlawi, Prinsip-Prinsip Dan Metoda Pendidikan Islam Dalam Keluarga, di Sekolah dan di
Rumah. Bandung : Diponegoro, 1992.
Ahmad Tafsir, Metodik Khusus Pendidikan Agama Islam, Bandung : Rosdakarya, 1992.
Alex Sobur, Anak Masa Depan. Bandung : Angkasa, 1991.
Anonymous, Buku Rangkuman Kegiatan Upaya Penanggulangan Kenakalan Sekolah, Bandung : Husada, 1993.
Arifin, HM Hubungan Timbal Balik Pendidikan Agama Di lingkungan Sekolah Dan Keluarga Sebagai Pola
Pengembangan Metodologi, Jakarta : Bulan Bintang, 1991.
Avedan, EM., dan B. Sutton Smith (ed.), The Study of Games, New York : John Willey, 1971.
Bettelheim, Play and Educatan, School Riview, New York : Knopf, 1972
Bimo Walgito, Pengantar Psikologi Umum, Yogyakarta : Fak. Psikologi UGM, 1985.
Blatchford P. dan S. Sharp (ed.) , Break time and The School : Understanding and Challenging Play Ground
Behaviour, London : Routledge, 1994.
Blatchford P., R. Creeser dan A. Monney, Play Ground And Play Times : The Children View, Educational Research,
1990.
Brooks, JB. dan.Elliot, DM Prediction of Phsycological Adjusment at Age Thirty For Leisure Time Activities And
Satisfaction in Childhood, Human Development, 1971.
Bruner J.S., A. Jolly dan K. Silva (ed.), Play : Its Role in Development And Education, Harmondsworth : Penguin,
1976
David Morley, Domestic Relation : The Framework of Family Viewing in Great Britain, New bury Park, California :
SAGE Publications,1988.
Elizabeth B. Hulock, Perkembangan anak, terj. Meitasari Tjandrasa dan Muslichah Zarkasih, Jakarta : Erlangga,
1978.
_________________, Psikologi Perkembangan Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan, terj. Isdwiyantini dan Soedjarwo, Jakarta : Erlangga, 1991.
Endi Nurgana, Statistic Untuk Penelitian, Bandung : Permadi, 1985.
Grunfield. F. (ed.), Games Of The World, New York: Holf, Rinehart& Winston, 1975.
Hot Game, Majalah Strategi, Informasi, Dan Teknologi Video Game, Jakarta : Widya Citralikta Uyana, Edisi 126, 1
September 2004.
Julia C. Bishop dan Mavis Curtis (ed.) , Permainan Anak-Anak Zaman Sekarang di Sekolah Dasar, Jakarta :
Gramedia Widisarana, 2005.
Kartini Kartono, Psilkologi Umum, Bandung : Mandar Maju, 1991.
Kris Budiman, Di depan Kotak Ajaib, Menonton Televisi Sebagai Praktek Konsumsi, Ygyakarta : Galang press,
2002.
Lever, J., Sex Differences in the Complexity of Children”s Play and Games, New York : American Sociological
Review, 1978.
Mahfudzs Salahuddin, Pengantar Psikologi Umum, Surabaya : Bina Ilmu, 1991.
Maurice Balson, Bagaimana Menjadi Orang Tua Yang Baik, Jakarta : Bumi Aksara, 1993.
Milton Mayerrof, Seni Memperhatikan, Jakarta : Gramedia, 1991.
Millar, S., The Psychology Of Play, Harmondsworth : Penguin, 1975.
Muhibbin Syah, Psikologi Pendidikan, Suatu Pendekatan Baru, Bandung : Remaja Rosdakarya, 1995.
Mohammad Surya, Psikologi Pendidikan, FIP IKIP Bandung, 1985.
Moore, R. C., Childhoods Domain : Play And Place in Child Development, London : Croom Helm, 1986.
Nana Sudjana, Penelitian Dan Penilaian Pendidikan, Bandung : Sinar Baru, 1989.
Opie, I., The People in The Play Ground, Oxford : Oxford University Press, 1993.
______ , Children’s Games With Things, Oxford : Oxford University Press, 1997.
Poerwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka, 2002.
Peter Salim dan Yenny Salim, Kamus Bahasa Indonesia Kontemporer, Jakarta : Modern English Press, 1991.
Ruedi Hofmann, Dasar-Dasar Apresiasi Program Televisi, Jakarta : Grasindo, 1999.
Said, HM Ilmu Pendidikan, Bandung : Alumni, 1985.
Seagoe, M. V., Children’s Play in Three American Subcultures, Journal Of School Phsychology, , New York :
Academic Pressw, 1971.
Shinta Rahmawati (ed.) , Sekolah Alternatif Untuk Anak, Kumpulan Artikel Kompas, Jakarta : Penerbit Kompas,
2002.
Siswanto Masruri Dan Muhsin Haryanto, Hilman Latief, Panduan Penulisan Tesis, Yogyakarta, UMY, 2004.
Slameto, Belajar Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya, Jakarta : Binarupa Aksara, 1988.
Smith, P. K., What Children Learn From Play Time, And What Adults Can Learn From it, dalam P. Blatchford dan S. Sharp (ed.), Break time And The School : Understanding And Changing Play Ground Behaviour, London :
Routledge, 1994.
Soesilowindradini, Pskologi Perkembangan ( masa remaja ) , Surabaya : usaha naasional , tanpa tahun.
Soesilo, Peranan Keluarga Memandu Anak, seri psikologi terapan I, ed. Kartini Kartono, Jakarta : Rajawali, 1992.
Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta : Rineka Cipta, 1993.
________________, Manejemen Pengajaran Secara Manusiawi, Jakarta : Rineka cipta, 1993.
Sudarsono, Kenakalan Remaja, Jakarta : Rineka cipta, 1991.
Sumadi Suryabrata, Psikologi Pendidikan, Jakarta : Rajawali, 1990.
Sutton Smith, Toys As Culture, New York : Gardner Press, 1986.
Syamsu Yusuf, Psikologi Perkembangan Anak Dan Remaja, Bandung : Rosdakarya, 2004.
Thorne, B., Gender Play : Girls And Boys In School, New Brunswick, N. J. : Rutgers University Press, 1993.
Uzer Usman, Menjadi Guru Profesional, Bandung : Rosdakarya, 1990.
Whiterington, Psikologi Pendidikan, Jakarta : Aksara baru, 1985.
Winarno Surahmad, Pengantar Penelitian Ilmiah, Dasar, Metode, Teknik, Bandung : Tarsito, 1994.
Winn, M., Children Without Childhood, New York : Pantheon Books, 1983.
Winnicott, D.W., Playing And Reality, Harmondsworth : Penguin, 1971.
Yies Sa’diyah, Psikologi Pendidikan, IAIN Sunan Gunung Djati Bandung,
Published
2020-02-26
How to Cite
HANAFI, Ahmad. Kecenderungan Anak Bermain Gawai Hubungannya Dengan Motivasi Dan Prestasi Belajar. EduBase : Journal of Basic Education, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 30-40, feb. 2020. ISSN 2722-1520. Available at: <https://journal.bungabangsacirebon.ac.id/index.php/edubase/article/view/42>. Date accessed: 29 july 2021.