Implementasi Metode Montessori Pada Pembelajaran Kurikulum 2013 di Kelas 3 SD Holistik Islam Terpadu Awliya

  • Yuriska Dewi Suwarno Putri Institut Agama Islam Bunga Bangsa Cirebon

Abstract

The 2013 curriculum is a follow-up to the competency-based curriculum (KBK) that was tested in 2004. The 2013 curriculum is competency-based focuses on acquiring certain competencies by students. Therefore, the 2013 curriculum includes a number of competencies, and a set of learning objectives that are stated in such a way that their achievement can be observed in the form of behavior or skills of students as a criterion for success. To determine the success of the implementation of the Montessori method in the 2013 curriculum learning process, it can be viewed from the learning planning, learning implementation, and learning evaluation. This research uses qualitative research with data collection techniques using observation, interviews, and documentation which is tested by data validity test. The results showed that the implementation of the Montessori method carried out at the Awliya Integrated Islamic Holistic Elementary School, especially in achieving the values ​​of the National education goals for students, has been implemented properly and is in accordance with the Montessori principles in the implementation process and is also in accordance with the development of school age children. When viewed from the principles in the 2013 Curriculum, the Montessori method is considered to have fulfilled all the principles of the 2013 Curriculum


Abstrak


Kurikulum 2013 merupakan tindak lanjut dari kurikulum berbasis kompetensi (KBK) yang pernah diujicobakan pada tahun 2004. Kurikulum 2013 berbasis kompetensi memfokuskan pada pemerolehan kompetensi-kompetensi tertentu oleh peserta didik. Oleh karena itu, kurikulum 2013 mencakup sejumlah kompetensi, dan seperangkat tujuan pembelajaran yang dinyatakan sedemikian rupa, sehingga pencapaiannya dapat diamati dalam bentuk perilaku atau keterampilan peserta didik sebagai suatu kriteria keberhasilan. Untuk mengetahui keberhasilan dari implementasi metode Montessori dalam proses pembelajaran kurikulum 2013 dapat ditinjau dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, serta evaluasi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi yang diuji dengan uji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa implementasi metode Montessori yang dilaksanakan di SD Holistik Islam Terpadu Awliya khususnya dalam pencapaian nilai-nilai tujuan pendidikan Nasional pada peserta didik sudah diterapkan dengan baik dan sesuai dengan prinsip-prinsip Montessori dalam proses pelaksanaannya dan juga sesuai dengan perkembangan anak usia sekolah. Jika dilihat dari prinsip yang ada pada Kurikulum 2013, metode Montessori dirasa sudah memenuhi semua prinsip-prinsip Kurikulum 2013.


 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Gutek, G. L. (2013). The Montessori. Rowman & Littlefield Publishers Inc., 1–12.
Kemendikbud. (2013). UU SISDIKNAS Nomor 20 Tahun 2003. KEMENDIKBUD, 1–38.
Mulyasa. (2013). Pengembangan dan Implementasi kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosadakarya, 10–45.
Published
2021-02-28
How to Cite
SUWARNO PUTRI, Yuriska Dewi. Implementasi Metode Montessori Pada Pembelajaran Kurikulum 2013 di Kelas 3 SD Holistik Islam Terpadu Awliya. EduBase : Journal of Basic Education, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 19-25, feb. 2021. ISSN 2722-1520. Available at: <https://journal.bungabangsacirebon.ac.id/index.php/edubase/article/view/253>. Date accessed: 29 july 2021.