Manajemen Program Takhfidz Al-Quran

Studi Kasus di Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan

  • fauzi ridwan IAI Bunga Bangsa Cirebon

Abstract

The Tahfidz Al-Quran Program is an effort to eradicate illiteracy of the Quran. Because not all moeslims in Indonesia are literate reading the Quran. There are still many moeslems in Indonesia who cannot read the Quran. To defend the Quran from counterfeiting and eradicating capital letters, it is necessary to hold the Tahfidz Al-Quran Program in the world of education. In this program, Tahfidz Al-Quran in the Islamic Boarding School is very necessary to overcome the illiteracy of the Quran in Indonesia, specifically carried out at the Islamic Boarding School Husnul Khotimah Kuningan.This study uses a qualitative description to analyze the planning, organizing, implementing and evaluating the Tahfidz Al-Quran Program conducted at Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan. The results of the study are proven by the number of students who won the Tahfidz race and many alumni who went on to college without testing or using memorized 30 juz.so in conclusion, the Tahfidz Al-Quran Program can help overcome Moeslems who cannot read the Quran. With so many  students spread throghout almost all of Indonesia, it is expected to be able to overcome the illiteracy of the Quran. In this case you should look at a good Tahfidz Al-Quran Management Program.


Abstrak


Program Tahfidz Al-Quran merupakan upaya untuk memberantas buta huruf Al-Quran. Karena tidak semua umat muslim di Indonesia sudah melek membaca Al-Quran. Masih banyak umat muslim di Indonesia yang belum bisa membaca Al-Quran. Angka buta huruf Al-Quran umat muslim di Indonesia mencapai 225 juta. Untuk menjaga Al-Quran dari pemalsuan dan pemberantasan buta huruf Al-Quran, perlu diadakan Program Tahfidz Al-Quran di dunia pendidikan. Dalam hal ini Program Tahfidz Al-Quran yang ada di beberapa Pondok Pesantren sangat diperlukan untuk mengatasi buta huruf Al-Quran yang ada di Indonesia, khususnya yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi Program Tahfidz Al-Quran yang dilakukan di Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan. Hasil Penelitian dibuktikan dengan banyaknya para santri yang menjuarai perlombaan tahfidz dan banyak alumni yang melanjutkan ke perguruan tinggi tanpa tes atau menggunakan hafalan 30 juz. Maka kesimpulannya, Program Tahfidz Al-Quran bisa membantu mengatasi umat muslim yang tidak bisa membaca Al-Quran. Dengan banyaknya santri yang tersebar di hampir seluruh Indonesia, diharapkan mampu mengatasi buta huruf Al-Quran. Dalam hal ini harus melihat Manajemen Program Tahfidz Al-Quran yang baik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Wibawa, Basuki. 2017. Manajemen Pendidikan Teknologi Kejuruan dan Vokasi. Jakarta: Bumi Aksara.
Terry, George R., dan Rue, Leslie W. 2009. Dasar-dasar Manajemen. Jakarta: Bumi Aksara.
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Wahid, Wiwi Alawiyah. 2015. Panduan Menghafal Al-Qur’an Super Kilat. Yogyakarta: DIVA Press
Yayan, Fauzan. 2015. Quantum Tahfidz Metode Cepat dan Mudah Menghafal Al-Qur’an. Jakarta: Erlangga.
Published
2020-08-31
How to Cite
RIDWAN, fauzi. Manajemen Program Takhfidz Al-Quran. Eduvis : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, [S.l.], v. 5, n. 2, p. 25 - 34, aug. 2020. ISSN 2715-7652. Available at: <http://journal.bungabangsacirebon.ac.id/index.php/eduvis/article/view/129>. Date accessed: 02 mar. 2021.